Memuat data gempa terkini...
Seluruh Katalog Seismik Terdaftar
Eksplorasi riwayat gempa sejak 1970 hingga saat ini dengan filter dan pencarian instan.
| No | Koordinat | Pusat Gempa / Wilayah | Dampak / MMI | Rincian |
|---|
Probabilitas Gempa per Zona
Peluang gempa M≥6 berdasarkan catatan gempa resmi yang telah ditinjau sejak tahun 2000.
Waktu, lokasi, dan magnitudo gempa berikutnya belum dapat diprediksi secara eksak. Angka di bawah merupakan baseline statistik katalog, lengkap dengan ketidakpastian dan backtesting; bukan peringatan dini atau kepastian kejadian.
Peluang Gempa M≥6 per Zona
Bandingkan peluang untuk 7 hari, 30 hari, dan 1 tahun ke depan.
Cara membacanya
Contoh: angka 20% untuk 7 hari berarti berdasarkan pola gempa masa lalu, ada kira-kira 20 peluang dari 100 bahwa sedikitnya satu gempa M6 atau lebih terjadi di zona tersebut selama 7 hari ke depan. Angka besar tidak berarti gempa pasti terjadi, dan angka kecil tidak berarti zona sepenuhnya aman. Lokasi tepat dan waktu terjadinya tidak dapat ditentukan oleh perhitungan ini. Rangkaian gempa yang berdekatan sudah dikurangi agar satu rangkaian susulan tidak dihitung berulang kali.
RIWAYAT KATALOG GEMPA
Tren Kejadian Gempa
Lihat perubahan jumlah kejadian berdasarkan hari, bulan, atau tahun dalam waktu Indonesia Barat (WIB).
Pilih rentang dan filter untuk memperoleh penjelasan otomatis dari grafik.
Sistem Peringatan Dini Gempa (Earthquake Early Warning)
Deteksi cepat perambatan gelombang seismik P-Wave (vP = 6.0 km/s) dan perkiraan waktu tiba gelombang perusak S-Wave (vS = 3.5 km/s) di kota-kota target.
Pusat Gempa: Sesar Cugenang, Kab. Cianjur
Riwayat Deteksi & Peringatan Dini EEW (300 Event)
Arsip perhitungan kalkulasi perambatan gelombang P & S, waktu tiba, dan alert level ke kota-kota target di Indonesia.
| ID | Waktu Kejadian (WIB) | Magnitudo EEW | Kedalaman | Koordinat | Intensitas Episentrum | Stasiun Terkait | Status |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Memuat log data EEW... | |||||||
Sistem EEW ini beroperasi secara eksperimental setelah inisiasi ruptur gempa terjadi dan bukan layanan resmi BMKG. Waktu peringatan (lead time) adalah selisih estimasi antara kedatangan gelombang S perusak dan waktu penerbitan deteksi. Zona di sekitar episenter di mana gelombang S telah tiba sebelum pemrosesan selesai diklasifikasikan sebagai Blind Zone (Zona Buta).